Hepatitis adalah merupakan salah satu penyakit dalam. Hepatitis akan menjadi sebuah penyakit yang mebahayakan jika tidak segera ditangani dari awal.
hepatitis adalah sebuah peradangan yang menyerang organ tubuh kita yaitu Hati dan Liver. hepatitis itu sendiri ada beberapa macam, yang antara lain : Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C, Hepatitis D, Hepatitis E, Hepatitis F dan Hepatitis G.
Hepatitis A sering mewabah didaerah yang biasanya kehigientas dan kebersihan juga sanitasinya kurang terjaga dengan baik. bisa juga terjadi jika seseorang memiliki kebiasaan beli makanan dan minuman disembarang tempat.
Hepatitis B merupakan jenis yang paling serius dapat ditimbulkan oleh Virus Hepatitis. Hepatitis jenis ini dapat memberikan resiko sirosis ( Pengerutan Hati ) dan kangker hati. virus ini dapat menular melalui kontak seksual, terkena cairan tubuh dari orang yang terinfeksi serta dari ibu ke janinya saat hamil.
Hepatitis C sama juga seperti Hepatitis B yaitu penyebab utama Hepatitis akut serta penyakit hati kronis. cara penularanya adalah melalui darah. sebagai contoh transfusi dan berbagi jarum suntik dengan penderita hepatitis C. masa inkubasi paling cepat selama 2 minggu hingga 2 bulan dan setelah itu barulah tampak gejala-gejalanya. hepatitis C ini mempunyai tingkatan keparahan yang bervaiasi, mulai dari yang dapat sembuh sendiri secara total, berkembang menjadi penyakit menahun hingga mengakibatkan gagal fungsi hati.
di masyarakat Hepatitis sering juga disebut dengan penyakit kuning. disebut begitu karena dari gejala fisik diantara bagian mata, kuku dan bagian putih mata berwarna kuning. air seninya pun berubah warna menjadi gelap seperti teh.
namun gejala itupun tidak begitu spesifik sehingga sering tidak disadari oleh penderitanya. yang antara lain seperti demam ringan , lemah, lesu, mual, muntah, tidak nafsu makan dan kebutuhan tidurnya menjadi meningkat.
cara penjegahan dari masing- masing Hepatitis pun berbeda-beda tergantung kepada cara penularanya. sebagai contoh untuk Hepatitis A, penyakit ini dapat kita cegah dengan cara mencuci tangan menggunakan sabun setiap habis buang air besar, menjaga kualitas air minum serta membuat tempat sanitasi yang baik.
untuk Hepatitis B dan C, cara pencegahanya dapat dilakukan dengan cara melakukan hubungan seks dengan aman dan sehat, menggunakan pelindung kepada orang yang pekerjaanya berhubungan dengan darah ( petugas kesehatan ) serta tidak menggunakan barang orang lain.
Pencegahan Hepatitis juga diberikan dengan cara imunisasi yang merupakan sebuah vaksinasi untuk menghasilkan anti body atau zat kekebalan tubuh yang berguna untuk mencegah penularan virus.
jaga selalu kesehatan kita dan jagan biarkan Hepatitis menjadi bagian dari hidup kita